travel

[travel][threecolumns]

review

[review][twocolumns]

Coba Deh Wisata Malam Monas Jakarta


Jakarta kota yang katanya tidak pernah tidur ini sedang berbenah dan semakin humanis. Terlihat di beberapa titik sedang dilakukan pembangunan infrastrktur besar-besaran, diantaranya pembangunan Mass Rapid Transportation (MRT Jakarta), pembangunan jalan layang Kuningan, Tol Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu) sepanjang Kalimalang, juga rencana underpass Matraman. Saya tahu betul kawasan-kawasan ini, karena hampir setiap harus harus melewati jalur tersebut untuk berangkat ke kantor dan kembali ke rumah. 

Baca juga:
Berkunjung Langsung ke Proyek MRT Jakarta

Disadari atau tidak, Jakarta itu semakin humanis, terlihat mulai banyak diperhatikannya trotoar untuk pejalan kaki, penambahan Trans Jakarta, hingga jalur khusus dengan warna kuning untuk pengguna disabilitas. 

Di malam hari-pun, kota dengan nama awal Batavia ini memiliki wisata malam yang tak kalah menarik. Eits, jangan salah sangka dulu! Wisata malam kali ini adalah Wisata Malam Jakarta di Monas. Monumen Nasional atau disingkat juga dengan Monas menjadi landmark DKI Jakarta ternyata menarik untuk dikunjungi malam hari. Beberapa waktu lalu, saya dan keluarga -tanpa punya rencana- berkunjung ke Monas malam hari. 

Saat itu hari Minggu, setelah menjenguk saudara yang sedang sakit di RS. Tarakan, saya putuskan untuk mengarahkan mobil yang saya kendarai ke Parkiran IRTI Monas di depan Balai Kota. Kebetulan saat itu juga sedang ada saudara dari Jawa yang berkunjung ke rumah. Karena lokasinya yang tidak jauh dari RS. Tarakan, akhirnya Monas kami kunjungi. Jika malam hari, menuju kawasan Monas bisa mengguakan Trans Jakarta, namun lebih mudah dan dekat menggunakan mobil, sewa mobil di Jakarta pun juga bisa menjadi pilihan yang tepat. 

Di Sabtu dan Minggu malam, ternyata banyak warga yang berkunjung ke Monas, bisa dilihat dari padatnya parkiran motor dan mobil di area parkir IRTI Monas. Di area tersebut terdapat lapak pedagang yang tertata rapi, food court, dan juga mushola yang cukup luas, area tersebut dinamakan Lenggang Jakarta, sebelum memasuki ada tulisan besar dengan lampu unik menyala bertuliskan "LENGGANG JAKARTA". Di sana juga banyak terdepat vending machine atau mesin penjual minuman ringan otomatis dengan warna dominas kuning yang transaksinya menggunakan e-money.

Food court di Lenggang Jakarta juga tertata rapi, seluruh tenant sudah disediakan mesin EDC (Electronis Data Capture) dari Bank Mandiri, artinya di sana tidak melayani pembelian makanan dan minuman secara tunai. Informasi ini juga tertulis di etalase tenant. Bahkan dengan tulisan "Makanan dan minuman gratis jika tidak dilayani dengan e-Money".

Masuk melewati Lenggang Jakarta, kita akan berada di pintu gerbang menuju Monas. Tak jauh dari pintu masuk IRTI ini, terlihat ramai antrean pengunjung, ternyata mereka menunggu mobil yang dimodifikasi khusus mirip kereta dengan 3 "gerbong"  yang bertugas mengantar para para pengunjung ke depan pintu masuk arena Museum Nasional. Lokasi museum memang cukup jauh jika ditempuh jalan kaki, apalagi untuk orang tua dan anak-anak. Untuk itu pengelola menyediakan kendaraan ini dan gratis lho! 


Foto di salah satu Diorama di Monumen Nasional

Kami-pun ikut mengantre menunggu kereta yang dihiasi dengan lampu berwarna-warni itu untuk bisa masuk ke depan Museum Monumen Nasional. Tak perlu lama, lalu kami berjalan melewati anak tangga menurun sampai bertemu loker tiket masuk Museum Monas. Dengan kamera ponsel, saya-pun merekam video Wisata Malam Monas Jakarta ini, silakan tonton video berikut:






 
Lorong menuju Museum Monumen Nasional
Nasib saya supir dan tukang foto :D

Bagi pengunjung di luar Jabodetabek, wisata malam Monas ini wajib banget dikunjungi, tak perlu khawatir soal bermalam, karena hotel di Jakarta sekitar Monas cukup banyak pilihannya. Mumpung bukan musim hujan, yuklah wisata malam Monas! 
Imam Mahmudi

Creativepreneur, Techno and Travel Blogger | Digital Media Enthusiast

Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

Tidak ada komentar :


tekno

[tekno][twocolumns]

video

[video][grids]