Dikritik BK DPR, Slank Dibela 100 Pengacara - tujuhrupa.com

Dikritik BK DPR, Slank Dibela 100 Pengacara

By plinplan

Jakarta, Sebuah ormas yang terdiri dari para pengacara siap membela Slank dengan gerakan '1.000 Pengacara Siap Bela Slank.' Sayangnya sampai saat ini baru 100 pengacara yang menyatakan diri ikut gerakan itu.

“Angka 1.000 ini kita pilih mewakili dari beberapa daerah, minimal dalam waktu dua minggu akan tercapai,” ujar Komar Heriyanto salah satu pengacara yang membela Slank, dalam jumpa pers di sebuah restoran di Pasar Festival, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (10/4/2008).

Seorang pengacara lain, Endi Martono, membantah apa yang dilakukan dirinya dan teman-temannya sebagai upaya numpang tenar. Katanya, mereka memang membela Slank karena DPR sudah memotong kebebasan berekspresi.

Sebagian besar gerakan '1.000 Pengacara Siap Bela Slank' merupakan anggota Perkumpulan Madani Anti Korupsi. Mereka membuat gerakan tersebut tanpa permisi pada Slank.

“Kita cuma ingin mengingatkan, bawah DPR itu belajar egaliter dan belajar demokrasi. Orang dikritik itu harus terima. Kita bukan mempermalukan atau menampilkan masalah baru,” tukas Endi.


***GOSIPPPP JALANANNN***

Pernah kah lo denger mafia judi
Katanya banyak uang suap polisi
Tentara jadi pengawal pribadi

Apa lo tau mafia narkoba
Keluar masuk jadi bandar di penjara
Terhukum mati tapi bisa ditunda

Siapa yang tau mafia selangkangan
Tempatnya lendir-lendir berceceran
Uang jutaan bisa dapat perawan
Kacau balau … Kacau balau negaraku ini …

Ada yang tau mafia peradilan
Tangan kanan hukum di kiri pidana
Dikasih uang habis perkara

Apa bener ada mafia pemilu
Entah gaptek apa manipulasi data
Ujungnya beli suara rakyat

Mau tau gak mafia di senayan
Kerjanya tukang buat peraturan
Bikin UUD ujung-ujungnya duit

Pernahkah gak denger teriakan Allahu Akbar
Pake peci tapi kelakuan barbar
Ngerusakin bar orang ditampar-tampar

Dikritik BK DPR, Slank Dibela 100 Pengacara Dikritik BK DPR, Slank Dibela 100 Pengacara Reviewed by admin on 15.00.00 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.